Hindari Kebiasaan Berikut Agar Terhindar dari Batu Ginjal!

Penyakit batu ginjal adalah kondisi ketika terbentuknya material keras menyerupai batu di dalam ginjal. Material ini terbentuk dari limbah zat-zat dalam darah yang disaring ginjal, kemudian mengendap dan lama-kelamaan mengkristal. Pengendapan biasanya terjadi karena seseorang kurang mengonsumsi air putih, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau memiliki kondisi medis yang bisa memengaruhi kadar senyawa tertentu dalam urine.

Hindari Kebiasaan Berikut Agar Terhindar dari Batu Ginjal!


Batu ginjal adalah penyakit yang menakutkan bagi banyak orang. Karena kondisi ini bisa menyebabkan rasa nyeri yang menjalar dari pinggang ke bawah, hingga membuat panas dingin. Meski sudah dilakukan tindakan pengobatan, tak jarang keluhan batu ginjal kembali datang menyerang. Ya, hampir setengah dari jumlah orang yang menderita batu ginjal dapat mengalami keluhan yang berulang untuk kesekian kalinya.

Berikut ini kebiasaan yang kerap tanpa disadari dapat memicu batu ginjal di antaranya:

● Kurang minum

Kurang minum akan membuat Anda berisiko mengalami batu ginjal. Karena itu, Anda juga dapat memeriksa apakah Anda sudah cukup minum atau belum dengan memperhatikan warna urine Anda. Pastikan warna urine Anda adalah kuning tua atau kuning terang. Pastikan Anda cukup minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.  Karena banyak minum dapat membuat urine Anda tidak mengental dan dapat melarutkan garam yang berpotensi membentuk batu ginjal, sehingga menurunkan risiko terjadinya batu ginjal.

● Sering mengonsumsi suplemen kalsium

Konsumsi suplemen kalsium yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit batu ginjal. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium Anda, konsumsilah makanan yang tinggi kalsium, seperti susu, yoghurt, keju, brokoli, dan ikan teri.

● Terlalu banyak konsumsi vitamin C

Vitamin C memang baik untuk kesehatan dan Anda boleh saja mengonsumsi suplemen vitamin C, namun dalam batas yang wajar (kurang lebih 500 mg sehari). Karena konsumsi vitamin C dengan dosis tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit batu ginjal.

● Gemar menyantap makanan asin

Hindari makanan yang mengandung tinggi garam, seperti kripik, makanan kaleng, makanan yang diproses (sosis, ham, bacon), kecap asin, serta makanan yang mengandung pengawet dan MSG. Makan makanan asin dapat meningkatkan kadar sodium di dalam urine serta dapat menghambat penyerapan kalsium kembali ke dalam tubuh. Oleh karena itu, kalsium akan menumpuk di dalam urine dan dapat menyebabkan terbentuknya batu kalsium pada saluran kemih.

● Terlalu banyak konsumsi makanan tinggi oksalat 

Kurangilah konsumsi makanan tertentu yang memiliki kandungan tinggi oksalat untuk menghindari terbentuknya batu ginjal. Makanan yang mengandung oksalat antara lain adalah bayam, ubi, bit, kacang kedelai, tempe, tahu, cokelat, dan kopi.

● Sering makan daging

Terlalu banyak konsumsi daging dapat membuat urine menjadi asam, sehingga memudahkan terjadinya batu ginjal jenis asam urat dan oksalat.

Gejala dan jenis batu ginjal

Gejala penyakit batu ginjal meliputi:

1. Nyeri pada pinggang, perut bagian bawah, maupun selangkangan.
2. Demam akibat terjadi infeksi saluran kemih.
3. Keluarnya kristal atau pasir-pasir halus pada urin, atau kerap disebut kencing batu.
4. Gejala khas yang sering terjadi adalah anyang-anyangan.
Jenis-jenis batu ginjal antara lain:

1. Batu kalsium oksalat 

Oksalat yang terdapat di dalam urine ini diproduksi oleh tubuh. Jenis batu ini merupakan yang paling umum dan cenderung terbentuk ketika urine bersifat asam dan memiliki pH rendah. Kalsium dan oksalat dalam makanan turut berperan, tapi bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi pembentukan batu. Oksalat ditemukan pada sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan, serta kalsium dari tulang juga mungkin memainkan peran dalam pembentukan batu ginjal.

2. Batu kalsium fosfat 

Jenis batu ginjal yang satu ini masih sedikit asing, batu ini akan terbentuk saat urine bersifat basa dan memiliki pH tinggi lebih dari 7.

3. Batu asam urat

Batu ini lebih terbentuk ketika urine secara terus menerus bersifat asam. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh makanan yang kaya protein hewani dan ditemukannya zat purin. Diketahui purin secara alami ada di dalam semua makanan, tapi yang paling utama ada di jeroan, ikan dan kerang.

4. Batu struvite

Batu ini terbentuk akibat adanya infeksi pada ginjal, maka untuk mencegahnya adalah dengan mengobati dan menjaga ginjal bebas dari infeksi.

5. Batu cysteine

Batu ini terbentuk dari hasil kelainan genetik langka yang menyebabkan asam amino cystine (salah satu pembentuk protein) bocor, sehingga masuk ke ginjal dan ke dalam urine sehingga membentuk kristal.

Batu ginjal yang dibiarkan dan tidak ditangani segera juga dapat menimbulkan komplikasi gagal ginjal permanen. Sementara itu, jika batu ginjal ditangani dengan cepat dan tepat, gagal ginjal yang ditimbulkan hanya bersifat sementara dan fungsi ginjal akan pulih kembali dalam beberapa waktu.

Itulah mengapa, penanganan segera oleh dokter dengan cara yang tepat sangat diperlukan untuk menghindari komplikasi ini. Bagi Anda penderita gangguan ginjal, jangan khawatir dengan kurangnya asupan nutrisi pada tubuh. Anda dapat mengonsumsi makanan diet khusus untuk gangguan ginjal Nephrisol yang mengandung protein, vitamin dan mineral. Tersedia dalam dua varian rasa yaitu vanilla dan cokelat, yang bisa Anda dapatkan di KALBE Store.

Sumber:

https://bit.ly/33Y2eWe
https://bit.ly/2N2UpHT
https://bit.ly/2PbyFfv
Hindari Kebiasaan Berikut Agar Terhindar dari Batu Ginjal! Hindari Kebiasaan Berikut Agar Terhindar dari Batu Ginjal! Reviewed by eat on 04:16 Rating: 5

No comments